Beranda Keislaman Terjemah Kitab Fasholatan #5

Terjemah Kitab Fasholatan #5

23
0

Membaca Surah-Surah Pendek

3. Surah Al-Dhuḥā (93).

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ⦵وَٱلضُّحَىٰ⦵وَٱلَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ⦵

Dan demi waktu dhuha, pagi. Dan demi waktu malam ketika gelapnya meliputi seluruh malam.

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ⦵

Tuhanmu tidak meninggalkanmu, wahai Muhammad! Dan Tuhanmu juga tidak membencimu! Adapun sebab turunnya surah ini yaitu ketika berhentinya wahyu, tidak turun selama lima belas hari. Maka orang-orang kafir Mekkah berkata “Tuhannya Muhammad telah pergi. Dan Tuhannya Muhammad telah membencinya.” Maka turunlah surah adh-Dhuḥā ini.

وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ⦵

Sesungguhnya akhirat itu lebih baik bagimu, wahai Muhammad, daripada dunia!

وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰٓ⦵

Dan Tuhanmu pasti akan menganugerahimu, wahai Muhammad, hingga kamu merasa puas dan rida. Maka ketika itu Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ketika itu aku tidak rida jika ada seorang pun dari umatku yang masuk neraka.”

أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ⦵

Bukankah Allah subḥānahū wa ta‘ālā telah menjadikanmu yatim tanpa ayah? Kemudian Allah subḥānahū wa ta‘ālā menempatkanmu di bawah asuhan pamanmu, Abū Thālib, yang merawatmu dan memeliharamu?

وَوَجَدَكَ ضَآلًّا فَهَدَىٰ⦵

Dan kamu, wahai Muhammad, meneukan dirimu tidak memahami al-Qur‘an dan tidak mengerti syariah, tidak pula tahu Islam dan Iman. Maka Allah subḥānahū wa ta‘ālā menunjukkan hidayah kepadamu kepada syariah.

وَوَجَدَكَ عَآئِلًا فَأَغْنَىٰ⦵

Dan Allah subḥānahū wa ta‘ālā menjadikanmu sebelumnya dalam keadaan fakir. Kemudian Allah subḥānahū wa ta‘ālā menjadikanmu kaya melalui harta rampasan dan selainnya.

فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ⦵

Maka karena demikianlah asalmu, dan melihat begitu baiknya Allah berbuat kepadamu, mulai dari yatim menjadi mulia, tadinya tidak tahu menjadi paham syariat, tadinya fakir menjadi kaya. Maka sekarang janganlah kamu berbuat aniaya terhadap yatim dengan merampas hartanya karena kamu tadinya juga yatim!

وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنْهَرْ⦵

Dan kepada pengemis, jangan kamu bentak-bentak dan tuding-tuding(?) karena kemiskinannya, karena kamu tadinya juga fakir.

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ⦵

Adapun terhadap nikmat yang telah Tuhanmu berikan kepadamu, maka syukurilah terhadap Tuhanmu dengan cara menceritakannya kepada orang lain.

Kemudian disunahkan membaca Allāh akbar atau lā ilāha illallāhu wa allāh akbar di setiap akhir surat setelah surat ini.

Bersambung…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here